Trending News

Kamis, 25 Juni 2015

Gadis SMP di Jombang Tangkap 11 Tuyul Yang Berkeliaran Dikampungnya

Pipit berkerudung didampingi petugas koramil dan pejabat setempat


AGEN ONLINE TERBESAR DAN TERPERCAYA

Gadis SMP asal Dusun Joho Clumprit, Desa/Kecamatan Sumobito, Jombang, Ineke Puspitasari (14) alias Pipit yang mengaku memiliki indra ke enam nekat menangkap 11 tuyul yang berkeliaran di kampungnya. Pipit menyebut belasan tuyul itu dipelihara oleh salah seorang warga. Makhluk gaib itu disebut-sebut kerap mencuri uang tetangganya.

Pipit mengatakan, keberadaan belasan tuyul ini diketahui sejak setahun lalu. Menurutnya, makhluk ghaib menyerupai anak kecil ini sengaja dipelihara oleh salah seorang tetangganya mendatangkan kekayaan. Dia mengaku mengetahui informasi tersebut setelah berkomunikasi langsung dengan makhluk tak kasat mata ini.

"Mereka (tuyul) dipelihara orang kampung sini. Mereka ini bilangnya disuruh mencari uang dengan cara mengambil di rumah orang-orang. Memang banyak yang kehilangan uang, minimal kehilangan Rp 100 ribu. Saya tangkap supaya tidak lagi mencuri uang warga sini," kata Pipit kepada detikcom saat ditemui di tempat tinggalnya yang kini ramai dikunjungi warga, Kamis (25/6/2015).

Gadis 14 tahun putri tunggal pasangan Eko Hartono (42) dan Ika Anjaswati (39) ini juga mengaku mengetahui asal dari 11 tuyul tersebut. Menurutnya, makhluk ghaib yang konon mulutnya vertikal ini berasal dari Ngawi, Tulungagung, dan Malang.

"Tuyul ini arwah dari bayi korban aborsi dan keguguran, mereka memiliki ibu kandung. Namun, dibeli oleh seseorang warga sini sebagai pesugihan," ungkap Pipit sembari mengatakan tak tahu persis proses jual-beli makhluk gaib itu.

Sejak kabar penangkapan 11 tuyul tersebar luas, rumah kakek dan nenek Pipit, Djeni Siswantoro (71) dan Misti di Dusun Joho Clumprit diserbu ratusan warga yang penasaran ingin melihat langsung sosok tuyul tersebut. Warga hanya bisa melihat toples kaca yang kosong apabila dilihat dengan kasat mata. Menurut Pipit, di dalam toples dia memenjarakan 11 tuyul yang selama ini kerap mencuri uang tetangganya.

Pipit menyatakan tak akan melepas belasan tuyul tersebut selama pemiliknya tidak mengambil langsung ke rumahnya. "Akan saya tunggu sampai yang memelihara ini mengambil, kalau tidak diambil ya biarkan di sini," tandasnya.

Kabar seringnya warga Dusun Joho Clumprit kehilangan uang akhir-akhir ini juga dibenarkan Kepala Desa Sumobiro, Bakhri. Namun, dia meminta agar identitas pemelihara tuyul tidak disebarluaskan agar tidak menjadi fitnah.

"Memang ada beberapa orang yang mengaku kehilangan uang di lingkungan sini. Yang Rp 100 ribu, 200 ribu. Jangan sampai soal pemelihara tuyul ini diekspose ke orang lain, cukup pribadinya saja. Karena ini bahaya bisa menjadi fitnah. Apalagi ini barang gaib," kata Bakhri saat berkunjung ke tempat tinggal Pipit.
« Sebelumnya
Berikutnya »

Tidak ada komentar

Posting Komentar